Ini Alasan Kenapa Lo Harus Mulai Solo Trip Dari Sekarang

http://videos.usatoday.net/Brightcove2/29906170001/2015/08/29906170001_4394949852001_thumb-Buzz60video3726892474595248677.jpg?pubId=29906170001

Kadang, salah satu alasan kuat lo enggak pernah menyediakan waktu buat traveling adalah karena enggak ada teman. Jujur aja, deh, pasti sering kali rencana traveling lo jadi tinggal wacana karena enggak ada yang nemenin. Bahkan, kalau pun lo pergi sendirian, lo mungkin mempertimbangkan ikutan open trip biar seenggaknya tetap rame-rame sepanjang perjalanan.

Buat gue, sayang banget enggak jadi pergi cuma karena enggak ada teman, padahal lo bisa aja pergi sendirian. Yap, kenapa enggak? Di Indonesia, berhubung rasa kebersamaannya kuat, akhirnya justru orang-orang lebih senang berkelompok daripada sendirian. Yang sendirian dianggap kurang gaul, enggak punya teman, atau lebih parah lagi, selalu dikait-kaitin sama jones alias jomblo ngenes. Ngeselin, sih, ini, sementara di luar sana banyak banget yang justru semangat traveling sendirian, bahkan sampai keliling dunia.

Di Indonesia, udah ada, loh, solo traveler yang menginspirasi kayak Trinity dengan The Naked Traveler-nya. Dan bukannya ngenes, justru Trinity malah kelihatan bahagia banget dengan traveling sendirian karena bisa “blusukan” ke tempat-tempat yang belum terjamah. Coba, deh, kalau lo ikutan open trip, pasti lo pergi ke tempat itu-itu aja yang ramai pengunjung dan dengan jadwal yang ketat. Mana bisa “blusukan” buat nemuin spot rahasia.

Makanya, kali ini gue bakal meyakinkan lo bahwa traveling sendirian itu asyik banget dan banyak manfaatnya. Dan seenggaknya, sekali seumur hidup lo perlu coba solo trip. Biar enggak penasaran, langsung aja lihat alasannya di sini.

Bebas ke mana aja

Ini alasan yang paling masuk akal buat mulai traveling sendirian. Lo bisa pergi ke mana aja sesuka lo, pada waktu yang emang lo inginkan. Kalau lo enggak bisa bangun pagi, enggak bakal ada yang memaksa lo buat lihat sunrise. Kalau lo juga ngerasa lihat sunset di pinggir pantai adalah kegiatan yang overrated, lo juga enggak perlu memaksakan diri ke sana.

Mungkin lo tipe yang lebih suka menjelajah kota dan lihat sisi lain kota-kota besar, silakan. Atau, bisa jadi lo tipe yang lebih suka kulineran dan pengin cobain semua kuliner khas yang bisa lo makan? Enggak masalah juga, enggak ada yang ngelarang. Lo bebas ke mana aja sesuai keinginan lo tanpa ada yang ngatur.

Enggak ada jadwal, enggak ada drama

Karena lo sendirian, lo juga enggak perlu berpatokan sama jadwal. Lo mungkin udah bikin itinerari tempat-tempat yang mau lo kunjungi sekaligus waktu kunjungannya. Tapi, kadang sebuah tempat bisa jadi lebih menarik dari tempat lainnya. Ujung-ujungnya, lo ngerasa kerasan dan pengin menghabiskan waktu lebih lama di sana dengan mengorbankan kunjungan ke tempat lain yang udah lo jadwalkan.

Hal itu enggak jadi masalah karena pada dasarnya lo enggak punya jadwal. Lo juga bisa aja tiba-tiba enggak jadi ke suatu tempat karena berbagai pertimbangan dan memutuskan buat ke tempat itu besok atau lain kali karena ada tempat lain yang lebih worth it dikunjungi. Silakan aja. Dan enggak bakal ada yang mendebat lo soal itu, lo enggak perlu mikirin perasaan siapa pun yang mungkin enggak suka sama keputusan lo. You have no rule, have no border, explore as much as you can,. But, the most important thing is feel the best experience on your own.

Melatih diri untuk mandiri

Traveling sendirian juga penting banget buat melatih kemandirian lo. Kalau biasanya lo traveling dengan sistem terima beres, sekarang lo sendiri yang harus mengatur semuanya. Mulai dari beli tiket, pesan hostel ini-itu, sampai tanya-tanya ke penduduk sekitar soal tempat yangn mau lo kunjungi.

Lo pun bertanggung jawab penuh atas barang-barang bawaan lo yang tentunya kalau lo ikutan private trip atau open trip bisa dititip di bis atau di hotel, ya. Saat traveling sendirian, bisa aja lo pergi ke suatu tempat sebelum dapat penginapan karena emang memutuskan untuk cari penginapan di dekat tempat itu atau emang belum waktunya check-in. Pasti lo harus bawa barang bawaan lo, kan. Makanya, lo pun jadi punya tanggung jawab penuh atas isi tas lo. Bahkan, lo bakal lebih bijak buat packing karena yang lo bawa pasti adalah barang-barang yang memang lo butuhkan selama traveling.

Bisa lebih mengenal diri sendiri

Lo mungkin enggak sadar bahwa semakin dewasa, lo semakin asing sama diri lo sendiri. Nah, traveling sendirian bakal bikin lo lebih mengenal diri sendiri. Lo bisa aja nemuin fakta bahwa sebenarnya lo enggak selemah yang selama ini lo kira. Atau, justru sebaliknya, lo malah tahu bahwa lo enggak sekuat yang lo kira dan bisa aja butuh bantuan saat traveling sendirian.

It’s ok. Justru itulah tahap buat lebih mengenal diri sendiri. Enggak perlu malu mengakui bahwa diri lo sebenarnya butuh bantuan. Enggak perlu juga ragu buat mencoba hal-hal baru yang ternyata seru saat udah nyemplung ke situ. Semuanya bisa temukan dengan traveling sendirian.

Melatih diri mengambil keputusan bijak

Traveling sendirian bikin semua keputusan yang lo ambil enggak bakal salah di mata lo. Kenapa? Soalnya, apa pun keputusan lo, itu adalah yang terbaik buat lo dan cuma lo yang tahu yang terbaik buat diri lo sendiri. Lo juga bisa introspeksi menilai keputusan yang udah lo ambil sehingga nantinya lo bakal lebih hati-hati supaya enggak mengambil keputusan secara impulsif.

Misalnya, nih, lo traveling sendirian di Bali dan kepingin sesekali coba hotel terbaik di Bali yang punya private beach. Bujet cukup. Tapi, setelah dihitung-hitung, lo bisa dapetin pengalaman yang enggak jauh beda dengan nginap di hotel yang lebih murah. Hasilnya, lo malah mungkin bisa explore area yang lebih jauh karena uangnya lo pakai buat sewa mobil atau motor. Lo jadi bisa menilai mana yang kebutuhan dan mana yang keinginan, kan?

Meningkatkan rasa percaya diri

Karena berbagai keputusan yang lo ambil ternyata bisa berjalan tanpa drama, dan lo ngerasa bisa ngebuktiin bahwa lo bisa traveling sendirian dengan aman, tentu rasa percaya diri lo bakal meningkat. Lo juga bakal lebih percaya diri memasuki tempat-tempat baru dan ngerasa siap banget buat berbagai petualangan baru yang menanti. Karena udah lulus jadi solo traveler, lo juga pasti bakal lebih percaya diri dalam mengambil berbagai keputusan penting dalam hidup.

Traveling sendirian justru bikin nambah teman

Ada yang bilang bertemanlah sama semua orang. Tapi, kalau lo menutup diri sama lingkaran pertemanan yang itu-itu aja, gimana caranya bisa nambah teman? Makanya, cobain traveling sendirian karena lo bakal nemuin teman terbaik di tempat yang enggak bisa lo duga. Teman perjalanan yang lo temukan mendadak saat lagi solo traveling bisa aja berlanjut jadi teman hidup, loh. Mau coba?

Gimana, sekarang jadi makin yakin mau traveling sendirian, kan? Kalau alasan lo enggak mau traveling sendirian adalah karena masalah keamanan, lo mungkin bisa riset terlebih dahulu, kota mana aja yang emang ramah solo traveler. Manfaatkan internet buat hal yang positif kayak gini, ya, Guys.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>